Senin, 06 Agustus 2012

Berziarah Ke Makam Bupati Gresik Yang Pertama


Gapura setinggi 7 meter itu berbentuk  Paduraksa yang khas..Pada bagian atas gapura terdapat hiasan bertuliskan dalam huruf Arab dan huruf Jawa . Tertulis juga disana bahwa gapura itu merupakan  penanda Makam Bupati Gresik yang pertama dan bernama  Kyai Toemenggoeng Poespo Negoro I.

Makam kuno ini berada di Desa Gapura Sukolilo Kecamatan  Kota – Gresik, sekitar 200 meter arah timur dari alun-alun kota.Berada dalam satu lokasi dengan kompleks makam Syekh Maulana Malik Ibrahim yang dipisahkan dengan adanya gapura itu.
Cukup menarik menyimak makam ini karena di sekitarnya  terdapat banyak makam kuno lainnya dengan naungan pohon-pohon kamboja. Setelah melewati gapura pertama yang berbentuk Paduraksa itu,  berjarak sekitar 100 meter terdapat gapura Paduraksa  dengan tulisan dalam huruf Arab dan huruf Jawa.

Di depan gapura Paduraksa ini pada sisi kanannya  terdapat sebuah tiang  setinggi 1,5 m dengan hiasan motif ukir-ukiran. Sedangkan pada sisi kirinya terdapat batu yang bentuknya menyerupai hewan kodok.  Batu yang disebut Batu Kodok itu tampaknya dikeramatkan  karena banyak terdapat  tumpukan bunga setaman di sekitarnya.
  
Di belakang gapura itu terdapat cungkup makam  yang berbentuk Joglo.  Cungkup makam itu memiliki pintu masuk yang kecil dan rendah dengan bertirai kain putih sehingga pengunjung harus menundukkan tubuh dan kepalanya ketika memasukinya sebagai bentuk salam dan penghormatan kepada almarhum.

Pada bagian atas gapura terdapat hiasan tulisan Arab dan hiasan ukir-ukiran pada bagian kanan dan kiri pintu masuk. Pada sisi kanan dinding bagian depan cungkup makam  terdapat ornament bermotif Surya Majapahit dengan tulisan  Arab berlafalz Allah dan Muhhammad dan tulisan lainya .
 
Sedangkan pada sisi kiri terdapat ornemn bebrbentuk bulan sabit  dengan tulisan Arab  berlafalz  kalimat Tauhid.

 
Di dalam cungkup terdapat makam Kyai Toemenggoeng Poespo Negoro I. Makam itu  cukup  unik karena ukurannya yang tidak biasa dengan tinggi sekitar 2 meter dan panjang 6 meter dan lebar  2 meter. Batu nisannya terbuat dari batu putih dengan hiasan bermotif  ukir-ukiran .
 
Pada bagian atas makam terdapat tumpukan bunga dari para peziarah. Suasana di dalam makam cukup sempit dan pengap karena bentuk  bagian  dalam cukup makam  seperti limas  dengan atapnya yang meruncing. Di sebelah makam  yang berlantai keramik warna merah tua ini juga terdapat benda kuno lainnya yang berbentuk batu Yoni.

Di  sebelah kanan dan kiri bagian luar cungkup makam terdapat  makam-makam kuno lainnya dari para kerabat Poespo Negoro I. Tampak beberapa botol plastik berisi air yang biasa dibawa dan menjadi oleh-oleh bagi peziarah untuk berbagai  maksud dan keperluan tertentu.
 
 Makam ini banyak didatangi oleh berbagai kalangan. Utamanya mereka yang sedang mengincar dan berburu karier, pangkat atau jabatan. 
  
Menurut juru kunci makam, sutradara kondang Hanung Bramantyo beberapa waktu lalu juga cukup sering berkunjung ke makam ini untuk menyelesaikan proyek sebuah buku yang ditulisnya. Juru kunci itu juga mengaku  pernah diberi 5 buku  yang cukup tebal oleh sutradara film-film kontroversial itu.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar